Sabtu, 04 Mei 2019

TUGAS 3 Softskill Bahasa Inggris Bisnis 2

Strategi Mengerjakan Soal Structure Pada Toefl atau Toeic

 

Bagian yang paling susah mengerjakan TOEFL, kebanyakan orang pasti akan menjawab bagian “structure and written expression”. Sebagian besar orang bisa ngomong Bahasa Inggris cap-cip-cus tapi agak kagok kalau harus menulis. Apalagi jika dituntut menggunakan structure dan grammar yang benar. Yep, bagian ini memang membutuhkan kejelian dan pengetahuan extra. Bukan semata-mata menebak mana yang paling enak untuk dibaca, grammar membutuhkan analisa dari rumus tenses yang sudah dibakukan.
Lihatlah subjek dan kata kerja pada kalimat utama. Jika tidak ada subjek atau frasa kata kerja yang lengkap, harus menemukannya pada pilihan jawaban. Untuk membantu melihat subjek dan kata kerja utama, sederhanakan kalimat dengan menghilangkan frasa preposisi (preposisi ditambah artikel (a, an, and, the), kata sifat, atau kata benda.Tentukan struktur seperti apa yang diperlukan kalimat. Baca kalimat untuk melihat apakah kalimat tersebut masuk akal dan terlihat benar.
Ada lima belas bagian soal grammar dalam menyempurnakan kalimat, mulai dari noun phrase, word order, conjuction, parallel coonstruction, clause, comparison, gerund, superlative, conditional, hingga pronoun. Misalnya, berikut ini contoh penyelesaian dalam bentuk noun phrase (frasa kita benda).
Salah satu tes dalam TOEFL adalah sesi Reading Comprehension. Pada sesi tes Reading di TOEFL ini akan mendapatkan 50 pertanyaan dari 5 sampai 7 pessage dalam waktu 55 menit. Artinya harus benar-benar bisa memahami isi paragraf dengan baik kemudian dengan cepat mengisi soal yang ditanyakan. Strategi dasarnya dalam mengerjakan tes Reading TOEFL adalah dimana satu soal harus bisa dijawab dengan 1 menit saja karena sisa waktu digunakan untuk melingkari jawaban. Tantangan besar dalam tes Reading ini adalah daya dalam memahami isi dan konteks paragraf biasanya kebendaharaan kata yang dimiliki sangat dipengarmempengaruhi. Kemudian hal yang tidak kalah penting adalah memahami jenis soal karena pada soal reading banyak sekali jenis soalnya. Mengetahui jenis soal dengan tepat adalah langkah awal menuju jawaban kita yang tepat dan benar pula. Strategi dalam tes TOEFL bagian Reading kali ini akan membahas jenis-jenis soal yang sering keluar dalam tes TOEFL ITP. Berikut uraian beberapa Tipe Pertanyaan  Reading Comprehension dan strateginya :
1.       Main idea questions
Pada jenis soal ini anda akan diminta mengidentifikasi topik utama ataupun gagasan keseluruhan yang merangkum keseluruhan isi paragraf. Strategi Cara menjawab TOEFL Reading jeni ini adalah anda harus mengetahui gagasan utama pessage. Caranya cukup baca 1 kalimat awal tiap paragraf kita akan langsung mengetahui jawabnnya. Pola umum bacaan dalam TOEFL adalah 80{d9775817d1000b7b9cd87670de73f89ee785f44791f9392668bc2eef96b49779} pola deduktif dimana gagasan utama akan dijelaskan dalam 1 kalimat awal. Kalimat berikutnya adalah bagian penjelasan yang menjabarkan kalimat utama. Jadi ga usah dibaca semuanya cukup baca 1 kalimat awal tiap paragraf.
2.       Inference questions – specific applications

Pada jenis soal ini akan diminta untuk membentuk kesimpulan berdasarkan informasi yang dibahas dalam bagian paragraf-paragraf tertentu. Strategi Cara menjawab TOEFL Reading jenis ini adalah anda harus men-check satu persatu pilihan jawaban yang tersedia dan pastikan apakah pilihan jawaban itu ada pada paragraf atau tidak. Biasanya anda diminta cari satu pilihan yang salah/ mana yang tidak disebutkan. Strategi berikutnya adalah lihat baik-baik objek / kata utama dalam pilihan ganda lalu anda lansgsung skimming dimana kalimat yang berisi pilihan ganda tersebut lalu baca 1 kalimatnya dengan lengkap dan anda langsung mengetahui apakah pilihan ganda itu benar atau salah.
3.       Inference questions – general applications
Pada jenis soal ini anda akan diminta untuk menerapkan informasi dari bagian situasi umum di luar bagian ini. Strategi Cara menjawab TOEFL Reading jenis ini adalah anda harus mengetahui karakter atau tujuan penulis, atau penekanan yang secara tersirat menjadi spirit penulis dalam membuat paragraf tersebut. Caranya adalah baca tiap 1 kalimat awal disetiap paragraf dan juga baca 1 kalimat akhir pada paragraf paling terakhir.
4.       Factual questions – positive
Pada jenis soal ini anda akan diminta untuk mengetahui informasi spesifik dibahas dalam bagian paragraf-paragraf yang ada. Hal ini sangat penting karena anda harus mengetahui dengan detai setiap bagin-bagian paragraf dengan benar. Strategi Cara menjawab TOEFL Reading jenis ini adalah hampir sama dengan strategi ke dua bedanya dalam hal ini harus mimilih satu pertanyaan yang benar dari pilihan ganda yang isi pernyataanya salah. Strateginya harus men-check satu persatu pilihan jawaban yang tersedia dan pastikan apakah pilihan jawaban itu ada pada paragraf atau tidak. Strategi berikutnya adalah lihat baik-baik objek / kata utama dalam pilihan ganda lalu lansgsung skimming dimana kalimat yang berisi pilihan ganda tersebut lalu baca 1 kalimatnya dengan lengkap dan langsung mengetahui apakah pilihan ganda itu benar atau salah.
5.       Factual questions – negative
Pada jenis soal ini anda akan diminta untuk mengidentifikasi informasi tidak dibahas dalam bagian ini atau secara tersirat informasinya. Strategi Cara menjawab TOEFL Reading jenis ini adalah harus men-check satu persatu pilihan jawaban yang tersedia dan pastikan apakah pilihan jawaban itu ada pada paragraf atau tidak. Biasanya diminta cari satu pilihan yang salah/ mana yang tidak disebutkan. Strategi berikutnya adalah lihat baik-baik objek / kata utama dalam pilihan ganda lalu lansgsung skimming dimana kalimat yang berisi pilihan ganda tersebut lalu baca 1 kalimatnya dengan lengkap dan langsung mengetahui apakah pilihan ganda itu benar atau salah.
TOEIC (Test of English for International Communication) adalah sebuah tes kecakapan bahasa inggris yang mengukur kemampuan bahasa inggris Anda dalam dunia kerja dan bisnis. TOEIC memang sering digunakan sebagai salah satu tes requirement di sebuah perusahaan. Contohnya: PERTAMINA. CONOCOPHILIPS, dan HOLCIM. Sebenarnya tes TOEIC ini mirip dengan tes TOEFL, hanya saja tes TOEFL ini biasanya digunakan untuk melanjutkan kuliyah baik itu S1, S2, dan seterusnya, tetapi masih ada beberapa perusahaan yang juga menggunakan persyaratan TOEFL sebagai persyaratannya. Contohnya: PLN dan PUSRI.
Bentuk soal dari test TOEIC ini adalah pilihan ganda yang menggunakan audio, gambar, dan tulisan (bacaan) dengan jumlah soal sebanyak 200 butir dan  TOEIC ini memiliki kisaran skor mulai dari 10 – 990. Tes TOEIC ini akan dibagi menjadi 2 sesi yaitu: sesi  listening dan sesi reading dan akan diberi waktu sebanyak 2 jam.
1.       Sesi 1: Listening
Pada sesi ini akan mendengarkan sejumlah pertanyaan dan percakapan singkat dalam bahasa inggris, dan Anda akan diminta menjawab berdasarkan informasi yang didengar. Pada sesi listening ini akan di beri waktu sebanyak 45 menit. Dibawah ini ada penjabaran singkat dari bagian sesi listening:
·         Bagian 1: Gambar (Photographs) terdiri dari 20 soal.
·         Bagian 2: Pertanyaan – respon (Question and Responses) terdiri dari 30 soal.
·         Bagian 3: Percakapan ringkas (Short Conversations) terdiri dari 30 soal.
·         Bagian 4: Dialog singkat (Short Talks) terdiri dari 20 soal.
Untuk tips secara umumnya pada bagian 1 dan 2  ini, jawablah langsung setiap nomor ketika Anda sudah mendengarkan pertanyaannya dan langsung hitamkan pada jawaban Anda, jika Anda tidak tahu maka pilihlah jawaban secara acak, segera lupakan pertanyaan tersebut dan langsung fokus pada pertanyaan selanjutnya karena tidak ada gunanya kembali pada bagian-bagian ini nanti. Pada bagian 3 dan 4, bagian ini akan jadi lebih sulit jika kita bandingkan dengan bagian 1 dan 2, rekomendasi saya adalah: pertama, baca 3 pertanyaan dan semua jawaban yang tersedia sebelum record dimulai. Ini akan jauh lebih mudah jika Anda melakukan cara ini. Yang kedua adalah jangan menjawab langsung pada lembar jawaban Anda. Cukup tandai terlebih dahulu yang benar menurut Anda ketika record sedang berjalan. Ketika record selesai maka hitamkan lah dengan cepat 3 jawaban pada lembar jawaban kemudian segeralah Anda pindah ke 3 pertanyaan berikutnya (baca terlebih dahulu 3 pertanyaan dan jawaban) ketika speaker membaca 3 pertanyaan untuk percakapan sebelumnya (record). Jika Anda tidak bisa menjawab beberapa pertanyaan maka tinggalkan pertanyaan tersebut dan akan jauh lebih berguna jika Anda membaca 3 pertanyaan berikutnya. Tetapi setelah Anda mendengarkan seluruh bagian selesai maka Anda dapat kembali pada pertanyaan-pertanyaan yang Anda tidak bisa jawab sebelumnya. Jika Anda tetap tidak bisa menjawab maka Anda bisa menebak jawaban dari pertanyaan tersebut dengan cara mengeliminasi jawaban-jawaban yang salah terlebih dahulu pada pertanyaan tersebut.
2.       Sesi 2: Reading
Peserta akan membaca berbagai material dan diminta menjawab pertanyaan berdasarkan  isi bacaan. Pada sesi reading ini Anda akan di beri waktu sebanyak 75 menit. Dibawah ini ada penjabaran singkat dari bagian sesi reading:
·         Bagian 5: Kalimat tidak sempurna (Incomplet Sentences) teridiri dari 40 soal.
·         Bagian 6: Mencari kesalahan kalimat (Error Recognitions) terdiri dari 20 soal.
·         Bagian 7: Membaca (Reading Comprehensions) terdiri dari 40 soal.
Pada bagian reading ini, Pertama, Anda harus memperhatikan waktu yang Anda habiskan pada setiap bagian. Saya melihat beberapa tutorial di internet tentang managemen waktu  TOEIC pada bagian reading seperti ini:

·         Bagian 5 (40 soal) + Bagian 6 (20 soal) : 40 menit
·         Bagian 7 (40 soal) : 35 menit

Metode ini lumayan bekerja dengan baik bagi saya, Anda bisa mencobanya sendiri. Yang kedua adalah bacalah pertanyaan dan jawabannya dengan cepat sebelum Anda membaca teks dari nomor tersebut. Dan  yang ketiga adalah jangan tergoda  untuk tidak membaca seluruh teks dari nomor tersebut dengan tujuan untuk menghemat waktu, itu bukan lah ide yang baik. Anda harus membaca segala sesuatu yang ada di teks tersebut dan kemudian menjawab pertanyaan.
Sumber :

Minggu, 14 April 2019

TUGAS 2 Softskill [Bahasa Inggris Bisnis 2]

The Strategies in TOEFL Listening Comprehension

Di dalam tes TOEFL, Kita akan diuji dengan beberapa jenis tes seperti, memahami struktur dan ungkapan model tulisan (Structure and Written Expression) yang berkaitan dengan tata bahasa Inggris, memahami bacaan (Reading Comprehension), kemampuan memahami dalam menulis (Writing), dan memahami teks lisan (Listening Comprehension).

Soal Listening Comprehension dalam tes TOEFL bertujuan untuk menguji kemampuan dalam memahami bahasa lisan. Namun, tidak hanya sekadar kemampuan mendengarkan bahasa Inggris lisan, tapi juga pengetahuan tata bahasa Inggris (grammar) yang memadai. Semua kalimat dalam bagian ini menggunakan kalimat gramatikal dan biasanya dalam bentuk kalimat lengkap yang diucapkan dalam percakapan bahasa Inggris.

Pada bagian listening comprehension terbagi menjadi tiga bagian (part) dengan 50 pertanyaan. 
  1. Bagian A (Part A) terdiri dari 30 pertanyaan (short conversation/dialogue)
  2. Bagian B (Part B) terdiri dari 7 sampai 8 pertanyaan (long conversation)
  3. Bagian C (Part C) terdiri dari 11 sampai 13 pertanyaan (talk).

Untuk menjawab 50 pertanyaan tersebut, kita hanya diberi waktu 35 - 45 menit. Sehingga, kita hanya memiliki waktu antara 12-15 detik untuk dapat menjawab 1 soal.
I. Short Conversation (Part A)

Pada Part A (Short Conversation), kita akan mendengar sekitar 30 percakapan pendek antara dua orang dan setiap satu percakapan akan diikuti oleh satu pertanyaan. Rata-rata satu pembicara hanya berbicara satu kali. Ketika kita mendengarkan percakapan kita harus memerhatikan dengan cermat ungkapan yang diucapkan oleh pembicara kedua, karena biasanya kata kunci untuk menjawab berada pada kalimat yang diucapkan oleh pembicara kedua. Setiap pertanyaan pada part A biasanya dimulai dengan Question Words (Kata-kata tanya) terutama:
  • What (Apa/Apa yang/Berapa);
  • Where (Di mana atau Ke mana);
  • When (Kapan).


Berikut ini contoh petunjuk atau perintah dalam TOEFL listening Part A.
Directions
In Part A, you will hear short conversation between two speakers. At the end of each conversation a third voice will ask a question about waht was said. The question will be spoken just one time. After you hear a conversation and the question about it, read the four possible answers and decide which one would be the best answer to the question you have heard. The on your answer sheet find the number of the problem and mark your answer.

Petunjuk
Pada Bagian A, Anda akan mendengarkan percakapan-percakapan pendek antara dua pembicara. Di akhir setiap percakapan, ada suara ketiga yang menanyakan tentang apa yang diungkapkan dalam percakapan. Pertanyaan hanya akan diucapkan sekali. Setelah Anda mendengarkan sebuah percakapan dan pertanyaan tentang percakapan tersebut, bacalah keempat pilihan jawaban dan tentukan mana yang merupakan jawaban terbaik dari pertanyaan yang telah Anda dengar. Kemudian, pada lembar jawaban Anda, lihatlah nomor soal dan hitamkan pilihan jawabannya.


Strategi mengerjakan listening comprehension Part A
Agar dapat menjawab soal pada part A dengan baik, berikut adalah beberapa strategi untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan:
  • Fokus pada pembicara kedua
  • Jangan panik terhadap kata demi kata, tangkap saja ide atau isi percakapan
  • Jika kamu sama sekali tidak bisa memahami apa yang diucapkan pembicara kedua, pilihlah jawaban yang paling berbeda dari apa yang telah didengar
  • Pahami bentuk-bentuk functional expression seperti agreement (persetujuan), uncertainty (ketidakpastian), suggestion (saran), surprise (keterkejutan), idiomatic expression, dan situasi ketika pembicaraan dilakukan.

II. Long Conversation (Part B)

Pada Part B (Long conversation), kita akan mendengar sebuah percakapan panjang (a long conversation/dialogue) antara dua orang dan setiap satu percakapan panjang akan diikuti oleh beberapa pertanyaan.

Teks lisan setiap percakapan panjang terdiri atas 140 sampai dengan 290 kata dan berlangsung sekitar 40 sampai 80 detik. Topiknya bersifat lebih akademis bila dibandingkan dengan Part A dan materinya berbicara seputar sejarah, ilmu pengetahuan, atau organisasi universitas, dan kadang-kadang kita perlu memerhatikan informasi yang berkaitan dengan angka-angka yang terdapat dalam percakapan ini. Umumnya pada bagian Part B terdiri dari tujuh sampai delapan soal. 

Di sini, kita memiliki waktu kira-kira 12 detik untuk menjawab beberapa pertanyaan dalam satu percakapan panjang. Setelah percakapan panjang selesai, kita akan mendengar beberapa pertanyaan yang hanya diucapkan sekali. Pertanyaan tersebut biasanya dimulai dengan kata-kata tanya (Question Words) terutama:
  • What (Apa/Apa yang/Berapa);
  • How (Bagaimana/Berapa, Bagaimana);
  • Where (Di mana, ke mana);
  • Why (Mengapa),
  • Who (Siapa); dan
  • Whom (Kepada/Dengan Siapa).

Berikut ini contoh petunjuk atau perintah dalam TOEFL listening Part B.
Directions
In Part B, you will hear longer conversations. After each conversation, you will be asked some questions. The conversations and questions will be spoken just one time. They will not be written out for you, so you will have to listen carefully in order to understand and remember what the speaker says. 
When you hear a question, read the four possible answers in your test book and decide which one would be the best answer to the question you have heard. Then, on your answer sheet, find the number of the problem and fill in the space that corresponds to the letter of the answer you have chosen.

Petunjuk
Di Bagian B, Anda akan mendengar percakapan-percakapan yang lebih panjang. Setelah satu percakapan panjang diperdengarkan, Anda akan diberi beberapa pertanyaan. Percakapan dan pertanyaan-pertanyaan hanya akan diucapkan sekali. Pertanyaan-pertanyaan itu tidak akan dijumpai di lembar soal, sehingga Anda harus mendengarkan dengan cerrmat supaya bisa memahami dan mengingat apa yang dibicarakan oleh pembicara. Ketika Anda mendengarkan satu pertanyaan, bacalah pilihan-pilihan jawaban yang ada di buku soal dan tentukan satu yang merupakan jawaban terbaik dari pertanyaan yang telah Anda dengar. Kemudian pada lembar jawab, temukan nomor soal dan hitamkan bundaran yang sesuai dengan pilihan Anda.
Strategi mengerjakan listening comprehension Part B
Agar dapat menjawab soal pada part B dengan baik, berikut adalah beberapa strategi untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan:
  • Waspadalah pada masing-masing pertanyaan
  • Pada saat menyimak conversation, kamu harus paham tema/topik yang sedang dibicarakan
  • Cermati situasi dan kondisi yang terjadi selama percakapan berlangsung, biasanya menyangkut tentang tempat, waktu, apa, dan siapa yang dibicarakan.

  
III. Talk (Part C)

Pada Part C (Talk), kita akan mendengarkan ceramah pendek (a short lecture/talk) dan setiap satu ceramah pendek akan diikuti oleh beberapa pertanyaan.

Teks lisan setiap ceramah terdiri atas 140 sampai 290 kata dan berlangsung sekitar 40 sampai 80 detik. Topiknya bersifat lebih akademis bila dibandingkan dengan Part A dan materinya berbicara seputar sejarah, ilmu pengetahuan, atau organisasi universitas dan kadang-kadang kita perlu memerhatikan informasi yang berkaitan dengan angka-angka yang terdapat dalam percakapan, kuliah ini. Umumnya untuk Part C ini terdiri dari tujuh sampai sebelas soal. Di sini, kita memiliki waktu kira-kira 12 detik untuk menjawab beberapa pertanyaan dalam satu ceramah. Setelah ceramah selesai, kita akan mendengar beberapa pertanyaan yang hanya diucapkan sekali. Pertanyan pada Part C biasanya dimulai dengan Question Words (kata- kata tanya) terutama:
  • What (Apa/Apa yang/Berapa);
  • How (Bagaimana/Berapa, Bagaimana);
  • Where (Di mana? Ke mana);
  • Why (Mengapa), Who (Siapa); dan
  • Whom (Kepada/Dengan Siapa).
Contoh pertanyaan-pertanyaan yang sering diperdengarkan dalam Part C ini meliputi main ideas (gagasan utama), details (rincian), purpose (tujuan), dan implication (keterlibatan).


Berikut ini contoh petunjuk atau perintah dalam TOEFL listening Part C.
Directions
In Part C, you will hear several talks. After each talk, you will be asked some questions. The talks and questions will be spoken just one time. They will not be written out for you, so you will have to listen carefully in order to understand and remember what the speaker says.
When you hear a question, read the four possible answers in your test book and decide which one would be the best answer to the question you have heard. Then, on your answer sheet, find the number of the problem and fill in the space that corresponds to the letter of the answer you have chosen.

Petunjuk
Pada Bagian C, Anda akan mendengar beberapa pembicaraan/ceramah. Setelah ceramah, Anda akan diberi beberapa pertanyaan. Teks ceramah dan pertanyaan- pertanyaan akan diucapkan sekali saja. Teks ceramah dan pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak akan ditunjukkan secara tertulis kepada Anda, karena itu Anda harus mendengarkan secara cermat agar bisa memahami dan mengingat apa yang diucapkan oleh pembicara. Ketika Anda mendengar sebuah pertanyaan, bacalah keempat pilihan jawaban di buku soal Anda dan tentukan satu jawaban terbaik untuk pertanyaan yang telah Anda dengar. Kemudian pada lembar jawab, temukan nomor soal dan hitamkan huruf yang cocok dengan pilihan jawabannya.
Strategi mengerjakan listening comprehension Part C
Agar dapat menjawab soal pada part C dengan baik, berikut adalah beberapa strategi untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan:
  • Jika memiliki banyak waktu, temukan kata kunci pada pilihan-pilihan jawaban yang tertera di lembar soal.
  • Fokus pada pembicaraan pada kalimat pertama karena biasanya akan menjadi topik bagi kalimat selanjutnya.
  • Waspada terhadap hal-hal yang berkaitan dengan 5W 1H (What, Who, Where, When, Why dan How), fokuskan pendengaranmu.
  • Buat kesimpulan atas situasi yang terjadi saat pembicaraan dilakukan.

Sumber :
https://peacekampunginggris.com/listening-toefl/
http://www.geniustoefl.com/artikel-ilmu-kunci-toefl/artikel/listening-comprehension/contoh-soal-toefl-listening-comprehension 
https://www.pustakabahasainggris.com/strategi-tips-dan-trik-menjawab-tes-toefl-listening-comprehension-part-a/
https://www.pustakabahasainggris.com/strategi-tips-dan-trik-menjawab-tes-toefl-listening-comprehension-part-b/
https://www.pustakabahasainggris.com/strategi-tips-dan-trik-menjawab-tes-toefl-listening-comprehension-part-c/

Rabu, 20 Maret 2019

TUGAS 1 Softskill Bahasa Inggris Bisnis 2

TOEFL

1. Pengertian TOEFL

TOEFL adalah singkatan dari Test of English as a Foreign Language. TOEFL merupakan test proficiency yang digunakan untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris seseorang tanpa dikaitkan secara langsung dengan proses belajar mengajar. TOEFL berbeda dengan achievement test, yaitu tes yang lingkup ujinya terbatas pada bahan yang telah dipelajari siswa dalam satu kelas Bahasa Inggris. TOEFL mencakup empat aspek yaitu (1) Listening Comprehension, (2) Structure and Written Expression, (3) Reading Comprehension, dan (4) Test of Written English (TWE).

Ada tiga macam tes TOEFL yaitu International TOEFL test, Institutional TOEFL test, dan TOEFL Like-Test. Perbedaannya adalah bahwa soal International TOEFL baru dalam setiap pelaksanaan tes. Sedangkan soal institutional test dan TOEFL Like-test bersumber pada soal-soal beberapa tahun sebelumnya dari International TOEFL test. Masa berlaku tes TOEFL berbeda- beda. International TOEFL test, masa berlakunya adalah dua tahun yang dapat diterima di seluruh universitas di dunia. International TOEFL test dapat digunakan untuk melamar beasiswa ke luar negeri. Bagi Institutional TOEFL Test, masa berlakunya hanya enam bulan, biayanya jauh lebih rendah, tidak dapat digunakan untuk mendaftar ke universitas di luar negeri tetapi dapat dipakai untuk melamar beasiswa ke luar negeri. TOEFL Like-Test tidak dapat digunakan untuk mendaftar ke universitas luar negeri, hanya untuk memenuhi persyaratan universitas tertentu di Indonesia.


2. FORMAT UJIAN TOEFL iBT

Pada akhir 2005, format iBT menggantikan PBT dan CBT. Format TOEFL iBT menjadi satu-satunya format TOEFL yang diakui secara internaisonal. Berikut adalah format dari ujian TOEFL iBT
Reading
  • Dusrasi : 60-80 menit
  • Terdiri dari 3 atau 4 teks dengan tingkat kesulitan universitas. Masing-masing diikuti oleh 12-14 pertanyaan yang bernilai 3-4 poin.
  • Jenis pertanyaan : pilihan ganda, melengkapi table, menyelesaikan rangkuman.

Listening
  • Durasi : 60-90 menit
  • Terdiri dari 6 rekaman: dua rekaman percakapan murid dan empat rekaman ceramah atau diskusi. Masing-masing berdurasi 3-5 menit. Semua rekaman berhubungan dengan lingkungan universitas.
  • Jenis pertanyaan: pilihan ganda

Speaking
  • Durasi : 20 menit
  • Jawaban direkam dengan mikrofon untuk diperiksa, bukan percakapan langsung dengan penguji.
  • Terdiri dari 6 bagian :

2 bagian berhubungan dengan topik umum
2 bagian merangkum dari teks, kuliah, atau percakapan.
2 bagian merangkum percakapan seputar kampus

Writing
  • Durasi : 50 menit
  • Terdiri dari 2 bagian :

Bagian pertama : menulis rangkuman dari teks dan/atau rekaman.
Bagian kedua : merangkum informasi dari teks dan/atau rekaman perdebatan.

3. PERBEDAAN TOEFL PBT dan TOEFL iBT

Untuk perbedaan dasar dari PBT dan iBT, seperti namanya, PBT dikerjakan di atas kertas dan iBT dikerjakan di depan computer. PBT lebih sering digunakan untuk keperluan kelulusan di beberapa Universitas dan persyaratan pendaftaran beasiswa. Total nilai ujian TOEFL PBT adalah 677 poin.
Perbedaan terbesar PBT dan iBT ada pada struktur testnya. Di PBT ada bagian Structure and written expression. Sementara di iBT ada bagian speaking.
Dengan demikian, TOEFL iBT merupakan alat ukur standar bahasa Inggris dalam dunia akademik yang tepat digunakan sebagai:
a. Persyaratan bahasa Inggris untuk studi ke luar negeri.
b. Screening program beasiswa atau pertukaran mahasiswa
c. Standar kesiapan mengikuti program akademik berbahasa Inggris

4. TOEFL ITP

TOEFL® Institutional Testing Program merupakan sebuah tes untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris dengan mudah, terjangkau, dan terpercaya. Tes ini mengukur kemampuan bahasa Inggris dari level High Beginner hingga Advanced. Menggunakan konten akademik, tes ini bermanfaat untuk mengevaluasi keahlian dalam pemahaman membaca dan mendengarkan juga pengungkapan dalam menulis. TOEFL ITP merupakan tes yang mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris seorang individu yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. TOEFL ITP adalah tes yang menggunakan sistem pilihan ganda (multiple choice).

Tes TOEFL ITP juga digunakan sebagai bahan acuan dalam menempatkan level bahasa inggris siswa ketika mengikuti suatu program bahasa inggris yang diselenggarakan oleh Universitas/Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris. misalkan dalam penerimaan beasiswa LPDP, akan ada training Bahasa, sebelum mengikuti perkulihaan, dan durasi training ini tergantung dari hasil skor TOEFL ITP siswa tersebut. 

Tes TOEFL® ITP dilakukan oleh 2.500 institusi di lebih dari 50 negara yang tersebar di seluruh dunia. Dalam setahun, ada lebih dari 800.000 tes TOEFL® ITP dilakukan kepada:
  • Mahasiswa universitas
  • Pelajar sekolah menengah
  • Program pembelajaran bahasa Inggris
  • Pemerintah
  • Lembaga berbasis bahasa Inggris


5. KEAHLIAN YANG DAPAT DIUKUR DENGAN TES TOEFL ITP

Penilaian tes TOEFL ITP tersusun dalam tiga bagian. Masing-masing bagian mengukur keahlian yang berbeda:
  • Pemahaman mendengarkan, untuk mengukur pemahaman mendengarkan bahasa Inggris.
  • Pengungkapan dalam menulis, untuk mengukur keahlian tata bahasa dan standar menulis dalam bahasa Inggris.
  • Pemahaman membaca, untuk mengukur keahlian dalam memahami pembacaan akademik dalam bahasa Inggris


6. TIGA SESI YANG DIUJIKAN PADA TES TOEFL ITP
  • Listening Comprehension

Sesi pertama adalah Listening Comprehension yang bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam pemahamannya mengenai bahasa Inggris lisan. Bahasa Inggris ini sering digunakan di perguruan tinggi dan universitas di Amerika.

Jumlah soal terdiri dari 50 soal, dan waktu pengerjaan dalam waktu 30-40 menit. Ada 3 bagian yaitu percakapan pendek, percakapan panjang dan monolog panjang.

  • Structure and Written Expression

Sesi kedua dari tes TOEFL ITP yaitu Structure and Written Expression. Tujuannya untuk mengukur kecakapan seseorang dalam mengenal aturan-aturan grammar dan struktur yang sesuai dengan standar penulisan bahasa Inggris.

Jumlah soal 40 soal, waktu pengerjaan 25 menit. Terbagi menjadi 2 bagian, yaitu soal dengan jawaban pilihan ganda dan soal untuk memilih jawaban yang salah.

  • Reading Comprehension

Sesi ketiga dari tes TOEFL ITP adalah Reading Comprehension. Sesi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan individu dalam membaca dan memahami bahan bacaan akademis.

Jumlah soal 50 soal dan waktu pengerjaannya selama 55 menit. Skor TOEFL ITP berkisar 310-677. Lebih dari 1.***0 sekolah, universitas dan lembaga swasta di seluruh dunia menggunakan TOEFL (ITP). Indonesia termasuk ke dalam salah satu negara yang menggunakan TOEFL ITP.


7. KEGUNAAN TOEFL ITP 

  • Placement test dan tes evaluasi di lembaga-lembaga bahasa.
  • Bagian dari program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan karir dari lembaga pemerintah seperti Departemen Pendidikan Luar Negeri dan Pusat Pelatihan, BAPPENAS, BKPM, Departemen Perdagangan serta Bank Indonesia.
  • Persyaratan masuk atau kelulusan di jenjang insitusi pendidikan Indonesia yang lebih tinggi.
  • Persyaratan untuk daftar program beasiswa seperti Fulbright Foreign Program, Ford Foundation International Fellowship Program, PRESTASI, Australian Development Scholarships, StuNed, DAAD (German Academic Exchange Service), dan program beasiswa dari lembaga pemerintah seperti SPIRIT—BAPPENAS dan Kementerian Komunikasi dan Informasi.


8. PERBEDAAN ANTARA TES TOEFL iBT DAN TES TOEFL ITP

  • Kemampuan yang diujikan. Pada Official TOEFL (iBT) test, kemampuan yang diujikan meliputi reading comprehension, listening, writing dan speaking. Tes ini dilakukan lebih dari 50 kali setahun dan mengandalkan akses internet. Sedangkan, pada TOEFL ITP test, kemampuan berbahasa Inggris yang diujikan meliputi listening comprehension, structure and Written expression, dan reading comprehension. Jadi, bisa dilihat bahwa ITP tidak menguji kemampuan berbicara secara aktif.
  • Rentang Nilai. TOEFL iBT, rentangan nilai yang diberikan adalah dari 0 sampai 120. Sedangkan dalam ITP, rentangan nilai ini masih dibagi dalam dua level berdasarkan tingkat kemampuan peserta tes. Level pertama ( intermediate to advanced ) memiliki rentangan skor dari 310 sampai 677. Lalu, level kedua ( high beginning to intermediate ) menggunakan rentangan nilai dari 200-500.
  • TOEFL iBT dilakukan secara online, sedangkan tes TOEFL ITP menggunakan kertas dimana masih banyak digunakan oleh sebagian besar universitas di Indonesia.
  • Biaya pendaftaran. Biaya pendaftaran untuk TOEFL ITP adalah berkisar 350 ribuan. Sedangkan untuk TOEFL IBT sekitar USD $175 (2,3 juta). Biaya pendaftaran TOEFL IBT memang lebih mahal, dikarenakan IBT merupakan TOEFL Kelas Internasional yang bisa digunakan untuk kepentingan ke luar negeri.


Tes TOEFL lebih berorientasi kepada American English, berbeda dengan jenis tes IELTS yang berorientasi kepada British English.

SUMBER :
http://www.geniusedukasi.com/apa-itu-toefl/
Buku Things Your English Book Don’t Tell You, penulis : @englishtips4u
http://www.belajaringgris.net/perbedaan-official-toefl-ets-ibt-vs-toefl-itp-test-5779.html

 

Dasar Dasar Memulai Laravel

Bagi teman-teman yang hobbi programming website tentunya tidak akan canggung dengan nama Laravel. Namun bagi teman-teman yang baru memulai ...